Langsung ke konten utama

Sosialisasi Produk Unggulan Suju dan Sijago KKN 12 Universitas Trunojoyo Madura




Desa Banyior/ KKN 12 UTM - Pada Sabtu, 06/07/2019 mahasiswa KKN 12 Universitas Trunojoyo Madura,  lakukan sosialisasi pembuatan produk unggulan Susu Jagung yang diberi nama "Suju" dan produk Unggulan sirup jagung dengan nama "Sijago". Produk unggulan yang dibuat oleh kelompok KKN 12 Universitas Trunojoyo Madura berbahan dasar jagung dengan beberapa campuran bahan lainnya. 

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti sosialisai pembuatan Suju dan Sijago sangat baik, masyarakat desa Banyior sangat senang untuk membuat dan mencicipi susu jagung dan sirup jagung yang merupakan produk unggulan kelompok KKN 12 Universitas Trunojoyo Madura.





Pemilihan jagung sebagai bahan dasar pembuatan produk unggulan dikarenakan jagung merupakan salah satu penghasilan desa Banyior atau potensi desa yang cukup menghasilkan.

Bahan Pembuatan Susu Jagung (SUJU) dan Sirup Jagung (SIJAGO) :

1. 2 buah jagung manis ukuran besar (iris jagung atau pisahkan dari tongkolnya)
2. 1 liter air bersih
3. 100 ml susu cair
4. 80 gram gula
5. 2 batang daun pandan

Alat :

1. Blender
2. Saringan
3. Panci buat rebus

Langkah - Langkah pembuatan :

1. Setelah jagung diiris kemudian rebus kedalam panci beserta airnya, kemudian rebus sampai mendidih.
2. Setelah mendidih kecilkan apinya ( api sedang ) dan biarkan mendidih sampai airnya berkurang setngah atau sekitaran 30 menit.
3. Setalah airnya berkurang matikan apinya lalu saring airnya, dan pisahkan jagung yang sudah matang.
4. Air yang disaring dimasak lagi dengan diberi tambahan sedikit garam, gula sesua selera serta sedikit vanila. Kemudian panaskan sambil lalu diaduk hingga gulanya larut dan ditunggu sampai mendidih kemudian jadilah sirup jagung.
5. Sementara itu, jagungnya digunakan untuk membuatnya susu jagung, pertamanya blender jagung dengan air 300 ml sampai halus, kemudian angkat dan saring, sisa ampas diblender kembali dengan tambahan air 300 ml, lalu blender dan saring kembali.
6. Kemudian setelah diblender panaskan jagung tadi, tambahkan susu kedalamnya , serta masukkan daun pandan dan gula pasir. Rebus sambil lalu diaduk sampai mendidih hingga berwarna kekuningan.
7. Angkat susu jagung kemudian sajikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turut tingkatkan mutu pendidikan, KKN 12 UTM bantu mengajar di Sekolah Dasar Negeri Banyior 1

Bangkalan - Senin 15 Juli 2019 Mahasiswa KKN 12 Universitas Trunojoyo Madura yang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Banyior, ikut serta dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Desa Banyior dengan terjun langsung ke SDN (Sekolah Dasar Negeri)  Banyior 1. 
SDN  Banyior  1 terletak di dusun Lenden, desa Banyior. Seperti sekolah dasar pada umumnya, SDN Banyior 1 terdiri dari 6 kelas (kelas 1 - kelas 6) dan ruang kepala sekolah. SDN Banyior 1 dipimpin oleh Pak Edi sebagai kepala sekolahnya. 
Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 12 UTM bertujuan untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan di desa Banyior. Sasaran pengajaran yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 12 UTM adalah skill atau kemampuan mereka terutama dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Selain melakukan pengajaran, KKN 12 UTM akan mengadakan beberapa perlombaan untuk meningkatkan semangat belajar siswa-siswi  desa Banyior.


"Sebenarnya kami lebih ingin melatih skill mereka terutama da…

Penanaman Bibit Kelapa Genjah dan Bercocok Tanam Padi Di Desa Banyior

Halo selamat malam sahabat setia pembaca blog KKN 61 UTM. dan kali ini kami hadir kembali dengan berbagai informasi kegiatan pada hari ini, yakni: membantu penanaman 500 bibit kelapa genjah di Dusun Banyior, yang diawasi langsung oleh Ibu Saudah selaku perwakilan dari Dinas Pertanian Bangkalan, penanaman bibit kelapa genjah dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Januari 2019 pukul 14.00 wib.      Setelah kegiatan penanaman bibit kelapa genjah, kami beralih ke kegiatan belajar bercocok tanam padi yang langsung dibimbing oleh Ibu Saudah. dari kegiatan hari ini banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang kami peroleh. Sehingga, kami dapat mendalami ilmu bercocok tanam yang secara tidak langsung dapat memengaruhi cara pandang kami terhadap tumbuh-tumbuhan. Sekian dulu pengalaman yang dapat kami sampaikan kepada sahabat pembaca setia blog ini. Jangan lupa untuk mampir kembali ke blog KKN 61 UTM. Terima kasih.